Panduan Pemahaman, Pengamalan Dan penghayatan Pendidikan Anak Dalam Islam

Pendidikan Anak – Tulisan ini adalah ajakan untuk merenungkan bersama kewajiban pendidikan anak dalam Islam dan kiat – kiat pengamalan dan penghayatannya. Hal ini karena pendidikan anak merupakan perkara yang sangat penting dalam sebuah keluarga muslim.

Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda simak penjelasan berikut:

Urgensi Pendidikan Anak Sejak Dini

mendidik anak usia dini
sg.theasianparent.com

Pembahasan ini di nilai sangat penting untuk dikaji bersama, berdasarkan beberapa faktor berikut ini:

1. Mendidik Anak sesuai dengan ajaran Islam adalah kewajiban setiap orang tua.

Setiap orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik anak anaknya agar menjadi anak yang sholeh, memahami kewajibannya sebagi muslim muslimah, memahami cara beribadah yang benar menurut syariat islam, dan berakhlak mulian.

Lihat [QS. At – Tahriim ( 66) : 6]

2. Pendidikan keislaman untuk anak sangat terasa semakin kurang, semakin terabaikan.

Realitas ini sangat memprihatinkan, dimana kita lihat saat ini para anak anak kaum muslimin perhatiannya terhadap ilmu sangat lemah. Ini adalah kewajiban orang tua untuk mengarahkan anak anaknya agar lebih dekat kepada ilmu dan ajaran agama islam, baik nama anak perempuan maupun anak laki laki.

3. Pendidikan keIslaman untuk anak memerlukan ilmu, kesadaran, komitmen & kerja sama.

Pokok Pokok Pendidikan Anak

1. Pengertian Tarbiyah Aulad atau Pendidikan Anak

Tarbiyatul Aulad / pendidikan anak ialah seluruh bentuk penanaman nilai – nilai Islam kepada anak sampai anak itu menikah.

2. Landasan Syar’i kewajiban mendidik anak

a. Kewajiban penyelamatan keluarga dari Neraka.

[QS: At-Tahriim (66): 6].

b. Kedudukan harta dan anak sebagai ujian yang harus ditunaikan dengan sukses.

[QS: Al-Anfaal (8): 28.]

c. Do’a memohon keluarga sakinah, harus dibarengi dengan kerja keras dalam Tarbiyatul Awlad.

[QS. Al – Furqaan ( 25 ): 14]

d. Istri/suami dan anak dapat berubah menjadi musuh,harus di waspadai dan harus bijak dalam mendidik mereka.

[QS. At-Taghaabun (52): 17 – 24].

e. Berkumpulnya Istri/suami dan anak–anak mereka di jannah adalah puncak kenikmatan penghuni jannah.

[QS. At – Thuur (52): 17 – 24.]

Syarat Syarat yang Mesti Dipenuhi dalam Mendidik Anak

mendidik anak sejak dini
blogs.worldbank.org

a. Keshalehan pribadi

Para orangtua dan tenaga pendidik harus menjaga dan meningkatkan kesholehan pribadinya agar bisa menjadi panutan untuk anak atau peserta didiknya

b. Kemauan keras

Pendidikan anak bukanlah perkara yang mudah, karena itu dibutuhkan kesabaran yang tinggi dan terus menerus agar target dalam mendidik anak bisa tercapai

c. Ilmu yang benar

Mendidik anak mesti dengan ilmu yang benar karena akan sangat mempengaruhi bagaimana keadaan dan sikap anak di masa yang akan datang

d. Keikhlasan

Keikhlasan merupakan syarat mutlak dalam mendidik anak agar pendidikan yang diberikan kepada anak bisa meninggalkan bekas dan bisa mengantarkan anak kepada generasi islami yang jauh dari segala perilaku yang negatif

e. Kerjasama dengan orang shaleh

Dibutuhkan kerjasama antara ibu bapak dalam mendidik anak, dan juga dengan para tokoh agama dan orang orang sholeh agar bisa tercipta generasi generasi robbani

Kiat Kiat Mendidik Anak

a. Mejelis Nasehat Keluarga.

b. Pengajaran Al-Qur’an dan les pelajaran Islam.

c. Pengajaran doa–doa dan adab–adab.

d. Perhatian yang besar terhadap sholat.

e. Awasi pergaulan mereka.

f. Perhatikan gerak–gerik mereka dan arahkan.

g. Aktifkan mereka pada remaja mesjid.

h. Dampingi dan arahkan mereka jika mereka menonton TV.

i. Gemarkan mereka pada ilmu.

j. Gemarkan mereka pada olahraga yang mendidik.

k. Tanamkan nilai–nilai keshalehan, khusyu’, dan Akhlak mulia.

l. Jelaskan kepada mereka bahaya pergaulan bebas, kawan yang jelek, penjahat, dan narkoba.

Kesimpulan

Setelah membaca dan memahami pentingnya pendidikan anak, kita sangat berharap dan berdo’a semoga kita semua di-berkahi oleh Allah dan diberi kekuatan untuk mengamalkan materi ini dengan benar & bijak.

Berikut ini beberapa saran follaw up materi :

1. Aktiflah di majlis Ta’lim untuk meningkatkan keshalehan pribadi.

2. Musyawarahkan planning Tarbiyatul Awlad dengan Istri / Suami.

3. Berikanlah keteladanan yang baik kepada putera–puteri kita.

4. Do’akanlah mereka dengan do’a–do’a yang baik.

5. Tingkatkan terus perhatian dan kasih sayang terhadap mereka.

Wallahu A’lam. Wallahul Muwaffiq.
Walhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin

By: https://alfidy.com

Leave a Comment