3 Teknik Shutter Speed Untuk Foto Landscape

Sebenarnya terdapat banyak ragam cara untuk bisa membuat hasil jepretan foto landscape milik Anda tersebut menjadi semakin lebih berekspresi. Bahkan, ternyata, kadang kala hanya dengan cara mengubah parameter shutter speednya tersebut dapat menciptakan sebuah variasi foto yang lebih kaya dibandingkan foto yang lain. Misalnya saja seperti sejumlah teknik yang akan kami sampaikan kali ini.

Yaitu tentang teknik untuk shutter speed terhadap foto milik Anda tersebut. Misalnya saja jika Anda ingin membuat shutter speed kreatif untuk foto air terjun, maka salah satu cara paling framatis agar dapat memfoto aliran air terjun ini adalah dengan cara memakai sebuah shutter speed ini dengan sangat lambat. Anda bisa memperhatikan dari segi hasil jepretan foto di atas, dimana Anda bisa mencoba pengaturan aperture untuk f/22 dengan ISO 100.

Dalam hal ini, yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan sebuah shutter speed ini nanti hanyalah sebanyak 2,5 detik saja. Sehingga, hal ini akan membuat airnya sama seperti terlihat sebuah kapas. Tentu saja ketika sedang lambat untuk kecepatan shutter speednya, cari saja air terjun beserta sungai yang bersih.

Teknik Shutter Speed Foto Landscape

shutter speed

Setidaknya dalam hal ini, Anda harus mencari air yang terbebas dari sampah. Akan lebih baik jika Anda memiliki sebuah filter ND dan juga polarisasi. Namun sebenarnya ini bukanlah hal yang wajib. Anda tidak boleh lupa juga untuk membuat shutter speed yang terendah, yaitu menggunakan sebuah tripod.

Selanjutnya, cara lain yang bisa Anda gunakan untuk menggunakan teknik shutter ini adalah Anda bisa menjadikan foto landscape dari jejak lampu atau dari traffic trail ini dilakukan ketika sedang di malam hari atau sedang remang-remang. Jangan sampai memilih jalanan yang ramai atau terlalu macet.

foto landscape shutter speed

Karena seberapa lambat shutter yang Anda pakai, tetap saja lalu lintas yang sedang macet dan tidak bergerak itu tidak bisa memberikan hasil foto light trail yang bagus dan keren. Anda bisa mencoba menggunakan pengaturan f/16 selama 30 detik,35 mm, dengan pengaturan ISO100.

Tak hanya itu saja, Anda juga bisa menggunakan teknik shutter untuk foto Anda tersebut yang didapatkan dari view buih laut atau dari sebuah view aliran dari air sungai. Hasil jepretan anda akan tampak sempurna layaknya anda mengikuti kursus fotografi.

Contoh Shutter Speed dari Foto Landscape Terunik

foto lanscpae shutter

Selanjutnya, untuk teknik menjadikan foto landscape Anda semakin terlihat lebih unik dan nyata ini bisa dengan memanfaatkan sebuah filter ND. Anda bisa pula mencoba teknik tersebut di sore hari. Anda bisa mencoba untuk memotret ombak dari lautan. Dimana aliran air sungai tersebut harus jauh dari jangkauan air laut tersebut.

Cukup dengan memakai shutter speed selama 5 detik atau bahkan lebih lambat, tentu saja hal iniakan membuat ombak yang berasal dari lautan menjadi terlihat layaknya kapas yang lembut bahkan terlihat sangat super lembut sekali. Makin lambat aliran shutter speednya, hal ini akan membuat gelombang beserta riaknya menjadi makin dramatis, layaknya sebuah kabut atau bahan dari pualam yang terlihat mengkilap.

Jika Anda memiliki filter ND dengan big stopper, maka Anda dapat memangkas dari 3 hingga 10 stop yang berasal dari cahaya. Sehingga, efek pualam bisa dengan mudahnya didapat. Untuk teknik kali ini Anda bisa menggunakan pengaturan f/8 selama 10 detik, untuk ISO 200, dengan ukuran sebesar 26 mm. Bisa juga menggunakan settingan f/11, selama 10 detik, dengan ISO 100, berukuran 55 mm.

 

Leave a Comment